Home > Sejarah Al-Falah

Sejarah Al-Falah

Sejarah Singkat Al-Falah

Bermula di tahun 1950-an, keinginan warga sekitar Kampung Kramat ( yang sekarang lebih dikenal dengan jalan Olahraga I) untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiah di antara warga maka didirikanlah sebuah mushola sederhana yang diberinama Musholah Al-Falah.

Perjuangan pendirian musholah ini, tentu saja atas keikhlasan dan ketulusan warga yang mewakafkan sebagian tanah miliknya untuk rumah ibadah. Bahkan, secara bergotong royong warga sekitar mengumpulkan beras, sedikit demi sedikit untuk dijual, yang uang hasil penjualan beras itu digunakan untuk membeli bahan bangunan dan keperluan lainnya.

Mushola Al-Falah, fungsinya bukan hanya sebagai tempat sholat atau pengajian orang-orang tua, tetapi juga berkembang sebagai wadah pendidikan anak-anak. Dalam hal ini, sejak 8 Maret 1999, Musholah Al-Falah bertambah fungsinya sebagai tempat pendidikan anak-anak dalam wadah Taman Pendidikan Al-Quran/Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TPQ/TKQ)

Sampai saat ini, Musholah Al-Falah yang masa kelahirannya diawali dengan tanah wakaf dan keikhlasan warga, masih berupaya memperluas dan melakukan pembenahan-pembenahan, baik fisik bangunan maupun pembentukan yayasan untuk lebih meningkatan kinerjanya melayani ummat.

Hasilnya, sejak tanggal 23 Oktober 2008, di hadapan Indra Tjaja Rinanto SH selaku notaris, maka terbentuklah secara hukum Yayasan Al-Falah dengan Akta No.9 Tanggal 23 Oktober 2008 dengan kegiatan-kegiatannya antara lain, musholah/majelis taklim, pendidikan anak-anak TKQ/TPQ, dan Raudhatul Athfal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *