Home > Pendidikan Kita > Waspadai Leptospirosis Selama Musim Hujan

Waspadai Leptospirosis Selama Musim Hujan

Musim penghujan sudah mudali datang. Hal yang perlu diwaspadai di musim hujan, perlunya kita mewaspadai  penyakit Leptospirosis atau penyakit kencing tikus. Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Depok, Agus Gojali, gejala yang harus di perhatikan ialah demam tinggi di atas 38 derajat Celcius.

“Jika dibiarkan bisa kejang dan mengalami kekakuan otot. Dalam hal ini, pasien harus langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk segera diturunkan panas tingginya,” ujarnya, di Balaikota Depok, Selasa (10/11).

Menurut Agus, penyakit Leptospirosis umumnya disebabkan karena kencing tikus. Dalam musim hujan ini, tentunya akan lebih banyak tikus yang berkeliaran dan dapat meninggalkan air kencingnya di suatu tempat dan tanpa sengaja kumannya bisa mengenai manusia.

Penyakit Leptospirosis ini perlu diwaspdai, karena dapat menyebabkan kematian. Bakteri leptospirosa yang keluar bersama kencing tikus, dapat masuk ke tubuh manusia terlebih bila kulit ada yang luka. “Ini sangat membahayakan manusia yang bisa mengakibatkan hingga kematian,” tutur Agus.

Agus juga memberikan contoh nyata pada minuman berkaleng, atau apapun yang lama disimpan di dalam gudang. Dia mengatakan, untuk benda-benda seperti sebaiknya dicuci terlebih dahulu, karena bisa jadi kaleng-kaleng itu sudah terkontaminasi kuman dari tikus yang sudah berpindah tempat.

 

 

sumber: Republika Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *